Paket Simulasi UKKJ Guru Ahli Pertama → Guru Ahli Muda
sebanyak 65 soal, lengkap dengan kunci dan pembahasan. Paket ini bukan soal
resmi UKKJ, tetapi latihan yang disusun untuk mengukur kemampuan yang relevan
dengan kenaikan jenjang.
Sebagai konteks regulasi terbaru, PermenPANRB Nomor 7 Tahun 2026 tentang Jabatan Fungsional di Bidang Pendidik dan Pengawasan Mutu Pendidikan telah ditetapkan pada 12 Mei 2026 dan mencabut PermenPANRB Nomor 21 Tahun 2024 tentang JF Guru. Secara umum, kenaikan jenjang JF mensyaratkan antara lain pemenuhan angka kredit kumulatif, lulus uji kompetensi kenaikan jenjang, dan predikat kinerja paling rendah baik sesuai ketentuan yang berlaku.
PAKET SIMULASI UKKJ
GURU AHLI PERTAMA → GURU AHLI MUDA
Jumlah soal: 65
Bentuk: Pilihan Ganda
Sasaran: Guru SD
Pilihan jawaban: A, B, C, D
Waktu latihan yang disarankan: 120 menit
Komposisi
|
No. |
Materi |
Jumlah |
|
1 |
Pedagogik & pembelajaran berpihak pada murid |
15 |
|
2 |
Asesmen & tindak lanjut pembelajaran |
10 |
|
3 |
Profesionalisme & pengembangan kompetensi |
10 |
|
4 |
Manajerial, kolaborasi & komunikasi |
10 |
|
5 |
Etika, sosial-kultural & pelayanan pendidikan |
10 |
|
6 |
Studi kasus/praktik kinerja guru |
10 |
|
Total |
65 |
A.
PEDAGOGIK DAN PEMBELAJARAN
1. Seorang guru menemukan bahwa kemampuan
membaca peserta didik di kelasnya sangat beragam. Sebagian peserta didik sudah
mampu memahami bacaan kompleks, sedangkan sebagian lainnya masih kesulitan
membaca kalimat sederhana. Strategi paling tepat adalah ....
A.
memberikan materi yang sama dengan tingkat
kesulitan yang sama
B.
memberikan tugas tambahan kepada peserta didik
yang belum mampu
C.
melakukan asesmen awal dan merancang
pembelajaran sesuai kebutuhan peserta didik
D.
meminta peserta didik yang pandai membantu
peserta didik lainnya tanpa pendampingan guru
Jawaban: C
Pembahasan:
Asesmen awal membantu guru mengetahui kesiapan dan kebutuhan belajar peserta
didik sehingga pembelajaran dapat dirancang secara tepat.
2.
Tujuan utama pembelajaran berdiferensiasi
adalah ....
A.
membedakan nilai antarpeserta didik
B.
memberikan pengalaman belajar sesuai kebutuhan
dan karakteristik peserta didik
C.
mengurangi materi bagi peserta didik yang
mengalami kesulitan
D.
membuat kelompok berdasarkan tinggi rendahnya
nilai
Jawaban: B
Pembahasan:
Pembelajaran berdiferensiasi memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk
belajar melalui strategi, proses, atau produk yang sesuai dengan kebutuhannya.
3. Guru memberikan pilihan kepada peserta didik
untuk menyajikan hasil proyek dalam bentuk poster, video, presentasi, atau
tulisan. Praktik tersebut terutama menunjukkan diferensiasi ....
A.
Konten
B.
Proses
C.
Produk
D.
lingkungan
Jawaban: C
Pembahasan:
Produk merupakan bentuk hasil belajar yang dihasilkan peserta didik. Memberikan
beberapa pilihan bentuk hasil menunjukkan diferensiasi produk.
4. Seorang peserta didik sering tidak mau
bekerja dalam kelompok karena merasa pendapatnya tidak pernah diterima.
Tindakan guru yang paling tepat adalah ....
A. mengeluarkan peserta didik dari kelompok
B. membiarkan peserta didik menyelesaikan tugas
sendiri
C.
membangun aturan diskusi dan pembagian peran
yang memungkinkan semua anggota berkontribusi
D.
memberikan nilai lebih rendah kepada kelompok
Jawaban: C
Pembahasan: Guru perlu membangun budaya kolaborasi yang aman, terstruktur, dan memberikan kesempatan yang adil kepada setiap peserta didik.
5. Dalam pembelajaran IPAS tentang ekosistem,
guru ingin mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Aktivitas yang paling
sesuai adalah ....
A.
meminta
peserta didik menghafalkan definisi ekosistem
B.
meminta peserta didik menyalin jenis-jenis
ekosistem
C.
memberikan masalah perubahan lingkungan untuk
dianalisis dan dicari solusinya
D.
memberikan 20 soal pilihan ganda
Jawaban: C
Pembahasan:
Analisis masalah nyata dan penyusunan solusi mendorong peserta didik
menggunakan penalaran dan berpikir kritis.
6. Peserta didik kelas VI menunjukkan minat
yang rendah terhadap matematika. Langkah awal yang sebaiknya dilakukan guru
adalah ....
A.
memberikan lebih banyak pekerjaan rumah
B. mencari penyebab rendahnya minat dan mengaitkan
pembelajaran dengan konteks yang dekat dengan peserta didik
C.
mengurangi target pembelajaran
D.
memberikan hukuman bagi peserta didik yang tidak
mengerjakan tugas
Jawaban: B
Pembahasan:
Guru perlu memahami faktor penyebab dan merancang pengalaman belajar yang
relevan serta bermakna.
7.
Dalam pembelajaran berbasis proyek, peran guru
yang paling tepat adalah ....
A.
menjadi satu-satunya sumber informasi
B.
mengerjakan bagian tersulit proyek
C.
menjadi fasilitator, pembimbing, dan pemberi
umpan balik
D.
membiarkan peserta didik bekerja tanpa arahan
Jawaban: C
Pembahasan:
Project-based learning menempatkan peserta didik sebagai pelaku aktif,
sementara guru memfasilitasi dan membimbing proses.
8.
Guru melakukan refleksi setelah pembelajaran.
Hal yang paling penting untuk dianalisis adalah ....
A.
apakah guru sudah menyelesaikan semua materi
B.
apakah peserta didik benar-benar mencapai tujuan
pembelajaran dan bagian mana yang perlu diperbaiki
C.
apakah kelas berlangsung tanpa suara
D.
apakah semua peserta didik memperoleh nilai
tinggi
Jawaban: B
Pembahasan: Refleksi profesional berfokus pada efektivitas pembelajaran dan perbaikan praktik berdasarkan bukti.
9.
Seorang guru menyadari bahwa metode ceramah yang
digunakannya tidak membuat peserta didik aktif. Tindakan profesional yang
paling tepat adalah ....
A.
mempertahankan metode karena sudah biasa
digunakan
B.
menyalahkan peserta didik
C.
mencoba strategi pembelajaran yang lebih
interaktif dan mengevaluasi hasilnya
D.
mengurangi materi
Jawaban: C
Pembahasan:
Guru perlu melakukan perbaikan berkelanjutan berdasarkan refleksi dan bukti
hasil pembelajaran.
10.Ketika
memberikan pertanyaan kepada peserta didik, guru ingin meningkatkan kemampuan
berpikir tingkat tinggi. Pertanyaan yang paling sesuai adalah ....
A.
"Apa nama ibu kota Indonesia?"
B.
"Berapa hasil 8 × 7?"
C.
"Sebutkan tiga jenis energi!"
D.
"Mengapa penggunaan energi terbarukan
penting dan bagaimana penerapannya di lingkungan sekolah?"
Jawaban: D
Pembahasan:
Pertanyaan D meminta peserta didik menganalisis alasan dan menerapkan konsep
dalam konteks nyata.
11.Guru
menemukan adanya peserta didik yang memiliki hambatan dalam mengikuti
pembelajaran. Sikap pertama yang paling tepat adalah ....
A.
memberi label kepada peserta didik
B.
mengabaikannya
C.
mengidentifikasi kebutuhan peserta didik dan
menyesuaikan dukungan pembelajaran
D.
menyerahkan sepenuhnya kepada teman sebangku
Jawaban: C
12. Pembelajaran
yang berpihak pada murid ditandai oleh ....
A.
guru mendominasi seluruh proses pembelajaran
B.
peserta didik mengikuti semua instruksi tanpa
kesempatan berpendapat
C.
kebutuhan, potensi, keselamatan, dan
perkembangan peserta didik menjadi pertimbangan dalam pembelajaran
D.
seluruh peserta didik wajib menghasilkan produk
yang sama
Jawaban: C
13.Dalam
pembelajaran kelompok, dua peserta didik mendominasi diskusi. Strategi guru
yang paling tepat adalah ....
A.
membubarkan kelompok
B.
memberikan struktur peran dan aturan partisipasi
C.
membiarkan karena kelompok tetap menyelesaikan
tugas
D.
mengurangi nilai kedua peserta didik
Jawaban: B
14.Seorang
guru ingin mengetahui pengetahuan awal peserta didik sebelum memulai materi
baru. Instrumen yang paling sesuai adalah ....
A.
asesmen diagnostic
B.
asesmen sumatif
C.
rapor
D.
ujian akhir semester
Jawaban: A
15.Guru
meminta peserta didik menuliskan hal yang sudah dipahami, hal yang masih
membingungkan, dan rencana belajarnya. Aktivitas tersebut terutama bertujuan
mengembangkan ....
A.
hafalan
B.
metakognisi
C.
kecepatan membaca
D.
keterampilan motorik
Jawaban: B
Pembahasan: Metakognisi
berkaitan dengan kemampuan menyadari, memantau, dan mengatur proses berpikir
serta belajar sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar